Memuat...

  • 16 April 2026 12:11 PM

Khofifah Hadir di Sedati, Pastikan Pasar Murah Sembako Ringankan Warga Sidoarjo

Khofifah Hadir di Sedati, Pastikan Pasar Murah Sembako Ringankan Warga Sidoarjo

Gubernur Jatim Khofifah gelar pasar murah di Sedati, Sidoarjo. Warga bisa beli sembako jauh di bawah HET, dari beras, gula, hingga minyak goreng.

SIDOARJOUPDATE – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Rabu (3/9/2025), giliran warga Dusun Gabung, Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, yang menjadi penerima manfaat program ini.

Distribusi Beras Murah untuk Warga

Didampingi Bupati Sidoarjo Subandi, Khofifah menegaskan bahwa pasar murah ini digelar untuk memastikan distribusi beras dan sembako lain dapat dijangkau warga dengan harga lebih rendah dari pasaran.

"Kami ingin memastikan stok sembako tetap aman, harga terjangkau, dan distribusi lancar, sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi dengan baik," ujar Khofifah.

Menurutnya, program ini juga menjadi bentuk kehadiran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjamin akses bahan pokok, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pasar tradisional.

Harga Sembako Jauh di Bawah Pasaran

Pada kegiatan kali ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga khusus, di antaranya:

  • Beras premium Rp14.000/kg
  • Beras medium Rp11.000/kg
  • Gula pasir Rp14.000/kg
  • Minyakita Rp13.000/liter
  • Telur ayam ras Rp22.000/kg
  • Bawang merah Rp7.000/250 gr
  • Bawang putih sinco Rp6.000/250 gr
  • Tepung terigu Rp10.000/kg

Khofifah menjelaskan, harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku. Misalnya, beras medium di pasar murah hanya Rp11.000/kg, sedangkan HET Rp12.500/kg. Demikian pula gula pasir yang dijual Rp14.000/kg, lebih rendah dari HET Rp17.500/kg.

Antusiasme Warga

Kegiatan pasar murah ini juga menjadi respons atas kenaikan HET beras medium oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), dari Rp12.500 menjadi Rp13.500 per kilogram. Meski begitu, harga beras SPHP tetap stabil.

"Karena itu kami ingin memastikan kebutuhan beras sebagai konsumsi utama rumah tangga bisa tetap terpenuhi," jelas Khofifah.

Warga menyambut antusias gelaran ini, termasuk Astri (61), penjual gorengan yang merasa terbantu.
"Alhamdulillah, saya bisa mengurangi pengeluaran belanja. Semoga pasar murah seperti ini terus digelar," ungkapnya. (RM/SN/SU.id)