Marc Marquez Redam Ekspektasi: Musim Sempurna MotoGP 2025 Sulit Terulang
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Memuat...
Bek Laos U-23, Anantaza Siphongphan, mewaspadai pertahanan solid dan lemparan jauh Timnas Indonesia U-23 jelang laga Kualifikasi Piala Asia 2026.
SIDOARJOUPDATE – Timnas Indonesia U-23 akan memulai langkah di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan menghadapi Laos U-23 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (3/9/2025) malam. Menjelang laga, bek Laos, Anantaza Siphongphan, menegaskan kewaspadaan timnya terhadap kekuatan pertahanan Garuda Muda dan ancaman lemparan ke dalam.
Dalam konferensi pers di Surabaya, Selasa (2/9/2025), Anantaza menyebut skuad asuhan Gerald Vanenburg memiliki lini belakang yang sulit ditembus.
"Saya telah bermain dengan Timnas Indonesia beberapa kali, mereka sangat bagus dalam bertahan. Transisi mereka juga cepat," ujar Anantaza.
Menurutnya, kemampuan bertahan Indonesia membuat Laos harus menyiapkan strategi khusus agar bisa menembus barisan belakang lawan.
Selain sektor pertahanan, Laos juga menyoroti kemampuan Robi Darwis dalam melepaskan lemparan jauh. Pemain Persib Bandung itu dikenal memiliki spesialisasi yang kerap menciptakan peluang berbahaya.
"Aspek kuat lainnya dari Indonesia adalah lemparan ke dalam mereka. Sangat kuat, mematikan, dan berbahaya. Kami mempersiapkan diri khusus untuk itu," tegas Anantaza.
Meski menyadari kualitas lawan, Anantaza menegaskan bahwa Timnas Laos U-23 datang dengan persiapan maksimal.
"Seperti yang kita ketahui, Indonesia adalah salah satu tim terkuat di Asia Tenggara. Ini kesempatan baik bagi kami untuk menunjukkan persiapan yang sudah dilakukan," tambahnya.
Laos berharap bisa tampil solid sejak awal laga demi meraih hasil positif di pertandingan perdana Grup J. (RM/SN/SU.id)
Sumber: Bola.com
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Sebanyak 84 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Sidoarjo Fun Fight Boxing, agenda perdana Pertina Sidoarjo sejak kepengurusan baru dilantik pada Juli lalu.
Deltras FC kalah 1-2 dari Persela Lamongan. Pelatih Widodo menyoroti penggunaan VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga Liga 2 di Gelora Delta.