Marc Marquez Redam Ekspektasi: Musim Sempurna MotoGP 2025 Sulit Terulang
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Memuat...
Timnas Indonesia U-23 diminta waspada hadapi Korea Selatan di Kualifikasi Piala Asia 2026. Pelatih Gerald Vanenburg optimalkan keunggulan tuan rumah.
SIDOARJO - Timnas Indonesia U-23 perlu lebih siaga saat menghadapi Korea Selatan U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, karena lawannya datang dengan skuad terbaik dan motivasi tinggi.
Korea Selatan U-23 akan menjadi rival berat bagi Timnas Indonesia U-23 di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Mereka tampil dengan skuad terbaiknya, membawa misi membalas kekalahan yang menimpa mereka dua tahun lalu, ketika tersingkir dari Indonesia lewat adu penalti di babak perempat final.
Pelatih Lee Min-sung memanggil 23 pemain muda, sebagian besar berusia 20–22 tahun (12 pemain lahir 2003; 11 lahir 2004). Dari mereka, nama Kim Ji-soo yang bermain di klub Bundesliga 2, FC Kaiserslautern, menjadi sorotan utama sebagai bek andalan mereka.
Grup J juga diisi Laos dan Makau. Semua pertandingan grup digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Korea memulai kiprahnya melawan Makau (3 September 2025), lanjut hadapi Laos (6 September), dan duel penentu melawan Indonesia pada 9 September.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengimbau agar Timnas Indonesia U-23 tidak meremehkan lawan mana pun, termasuk Laos dan Makau, karena sepak bola kadang berpeluang mencipta kejutan. Ia menekankan pentingnya persiapan matang dan kewaspadaan penuh dari para Garuda Muda.
Dengan hadirnya Korea Selatan U-23 yang serius dan bertalenta, Timnas Indonesia U-23 harus mengandalkan strategi matang, mental kuat, dan persiapan fisik maksimal—apalagi mereka bermain sebagai tuan rumah di Sidoarjo. (RM/SN/SU.id)
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Sebanyak 84 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Sidoarjo Fun Fight Boxing, agenda perdana Pertina Sidoarjo sejak kepengurusan baru dilantik pada Juli lalu.
Deltras FC kalah 1-2 dari Persela Lamongan. Pelatih Widodo menyoroti penggunaan VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga Liga 2 di Gelora Delta.