Golkar Desak Pemkab Sidoarjo Segera Tuntaskan Master Plan Banjir Daerah
Golkar mendesak Pemkab Sidoarjo menuntaskan master plan banjir setelah genangan parah kembali melanda pusat kota usai hujan deras.
Memuat...
PKB DPRD Sidoarjo desak pemkab atasi penurunan PAD Rp28 miliar dari retribusi demi jaga pelayanan publik.
SIDOARJOUPDATE, KOTA – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Sidoarjo meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi.
Permintaan tersebut disampaikan juru bicara F-PKB, Abud, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD (P-APBD) 2025 di Sidoarjo, Senin (11/8/2025).
“Kami mencatat penurunan PAD dari retribusi sebesar Rp28 miliar. Pemkab perlu memberikan penjelasan rinci dan langkah konkret untuk mengoptimalkan kembali pendapatan tersebut,” ujar Abud.
Abud menilai penurunan PAD berpotensi memengaruhi kemampuan daerah dalam menyediakan pelayanan publik. Karena itu, ia mendorong evaluasi menyeluruh agar program dan kebijakan daerah tetap berjalan optimal.
“Jika perlu, dilakukan perubahan regulasi maupun sistem penagihan yang lebih efektif,” tambahnya.
Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD Sidoarjo menyetujui Raperda P-APBD Tahun Anggaran 2025. Berdasarkan dokumen yang disahkan, PAD Sidoarjo ditetapkan sebesar Rp5,43 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp6,05 triliun atau naik Rp102 miliar dibanding tahun sebelumnya. (RM/SN/SU.id)
Golkar mendesak Pemkab Sidoarjo menuntaskan master plan banjir setelah genangan parah kembali melanda pusat kota usai hujan deras.
Relawan Adies Kadir di Sidoarjo menangis haru usai MKD memutuskan Adies tidak bersalah dan memulihkan jabatannya di DPR RI.
Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo kritik RAPBD 2026 karena ketimpangan belanja dan turunnya anggaran pendidikan hingga 37 persen.