Memuat...

  • 16 April 2026 06:13 AM

Bupati Sidoarjo Gelorakan Semangat Perjuangan di Hari Sumpah Pemuda ke-97

Bupati Sidoarjo Gelorakan Semangat Perjuangan di Hari Sumpah Pemuda ke-97

Bupati Sidoarjo H. Subandi ajak generasi muda jadikan momentum Sumpah Pemuda ke-97 untuk beraksi, berinovasi, dan menjaga persatuan bangsa.

SIDOARJOUPDATE - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 di halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur Sidoarjo, pada Selasa (28/10/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan lancar, dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi serta diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat, pelajar, dan ASN.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Subandi membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir. Ia mengajak seluruh pemuda dan pemudi Indonesia untuk terus bergerak, berkarya, dan berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

Menurutnya, di tengah era digital yang serba cepat dan dinamis, generasi muda harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton.

“Jadilah pemuda yang adaptif, kreatif, dan berintegritas. Gunakan kecerdasan, semangat, dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial,” pesan Bupati Subandi.

Bupati Subandi menegaskan bahwa Hari Sumpah Pemuda ke-97 menjadi momen penting untuk refleksi diri dan evaluasi kontribusi bagi bangsa.
Ia mengajak generasi muda untuk membuktikan diri sebagai agen perubahan, memanfaatkan teknologi untuk hal positif, serta menjadikan media sosial sebagai sarana menyebarkan inspirasi, bukan kebencian.

“Saatnya kita buktikan bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi. Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal positif,” tegasnya.

Bupati Subandi juga mengajak seluruh pemuda untuk menyalakan kembali api semangat perjuangan dalam diri masing-masing dan melanjutkan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Ia menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan, karena keragaman suku, agama, dan budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia.

“Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus. Mari terus bergandengan tangan tanpa memandang perbedaan,” ucapnya penuh semangat.

Menurutnya, dengan persatuan dan semangat gotong royong, bangsa Indonesia akan mampu menghadapi segala tantangan, sebagaimana semangat para pemuda tahun 1928.

Sebagai bagian dari rangkaian upacara, Bupati Sidoarjo juga menyerahkan penghargaan literasi nasional kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo serta delapan guru SD berprestasi.

Selain itu, juga diserahkan piala kompetisi literasi sains untuk enam siswa dari tiga sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo. (RM/SN/SU.id)