Marc Marquez Redam Ekspektasi: Musim Sempurna MotoGP 2025 Sulit Terulang
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Memuat...
Atlet dan pelatih voli pantai Sidoarjo bergabung dengan Timnas Indonesia di Asian Youth Games 2025 Bahrain, siap rebut medali emas.
SIDOARJOUPDATE – Prestasi olahraga Sidoarjo kembali menorehkan kebanggaan di tingkat internasional. Atlet bola voli pantai Hafiyan Azam Nurudin dan pelatih Bambang Eko Suhartawan resmi bergabung dengan Timnas Bola Voli Pantai Indonesia untuk berlaga di Asian Youth Games 2025 Bahrain yang digelar pada 19–31 Oktober 2025.
Keduanya menjadi satu-satunya wakil Jawa Timur yang masuk dalam skuad Timnas Bola Voli Pantai Indonesia tahun ini.
Pemanggilan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan olahraga voli pantai di Kabupaten Sidoarjo yang konsisten melahirkan talenta berprestasi.
Pelatih Timnas Bambang Eko Suhartawan mengungkapkan, saat ini seluruh atlet tengah menjalani Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Padepokan Voli Sentul, Bogor.

Latihan dilakukan intensif setiap pagi dan sore, bahkan beberapa hari terakhir juga dilaksanakan malam hari.
“Beberapa hari ini kita lakukan latihan malam hari untuk menyesuaikan pelaksanaan pertandingan di Bahrain yang digelar malam hari,” ujar Bambang melalui sambungan telepon, Kamis (16/10/2025).
Ia menambahkan, kondisi fisik para atlet saat ini dalam keadaan prima dan siap berlaga. Rencananya, Timnas Bola Voli Pantai Indonesia akan berangkat ke Bahrain pada 17 Oktober 2025, dengan seremoni pelepasan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir.
“Alhamdulillah anak-anak dalam kondisi sehat. Insyaallah besok sore akan dilakukan pelepasan seluruh atlet Timnas Bola Voli Pantai Indonesia,” ucap Bambang.
Pertandingan Cabor Bola Voli Pantai dijadwalkan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025. Bambang optimis tim yang dibawanya mampu memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
“Kita optimis mereka mampu membawa medali emas bagi Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

Sebagai mantan atlet voli pantai nasional, Bambang menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang diperhitungkan di cabang olahraga ini.
Ia mengingatkan keberhasilan Indonesia pada Youth Olympic Games 2014 di China dan 2018 di Argentina, di mana tim putra voli pantai Indonesia mampu menembus 16 besar dunia.
“Asian Youth Games 2025 ini menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Youth Olympic Games 2026 di Dakar, Senegal,” tambahnya.
Ketua Harian PBVSI Sidoarjo, Djoko Supriadi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pemanggilan atlet serta pelatih asal Sidoarjo tersebut.
Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti pembinaan olahraga di daerah berjalan konsisten dan efektif.
“Pemanggilan ini bentuk pengakuan terhadap pembinaan olahraga di Sidoarjo. Sebelumnya juga ada empat atlet dan dua pelatih dari Sidoarjo yang memperkuat Timnas di SEA Games 2025 Thailand,” jelas Djoko.
Ia berharap Hafiyan dan Bambang mampu membawa nama Jawa Timur dan Indonesia ke kancah dunia.
“Kabupaten Sidoarjo wajib berbangga. Prestasi mereka membuktikan bahwa Indonesia setara dengan negara lain dalam olahraga voli pantai,” pungkasnya. (RM/SN/SU.id)
Marc Marquez menilai dominasi MotoGP 2025 sulit diulang. Pebalap Ducati itu memilih realistis jelang musim baru usai cedera bahu.
Sebanyak 84 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Sidoarjo Fun Fight Boxing, agenda perdana Pertina Sidoarjo sejak kepengurusan baru dilantik pada Juli lalu.
Deltras FC kalah 1-2 dari Persela Lamongan. Pelatih Widodo menyoroti penggunaan VAR yang dinilai tidak konsisten dalam laga Liga 2 di Gelora Delta.