Memuat...

  • 16 April 2026 05:53 AM

Adam Rusydi Minta Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Jaga Soliditas Pemerintahan

Adam Rusydi Minta Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Jaga Soliditas Pemerintahan

Golkar Sidoarjo minta Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik tetap solid demi stabilitas pemerintahan dan kelancaran program pembangunan.

SIDOARJOUPDATE – Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi, menyerukan pentingnya soliditas Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana di tengah isu ketegangan keduanya. Ia menegaskan, stabilitas kepemimpinan sangat dibutuhkan agar program pembangunan Kabupaten Sidoarjo berjalan lancar.

Golkar Ingatkan Pentingnya Komunikasi Sehat

Adam mengingatkan Subandi dan Mimik untuk mengedepankan komunikasi yang sehat serta duduk bersama menyelesaikan setiap potensi miskomunikasi. Menurutnya, konflik internal hanya akan mengganggu stabilitas pemerintahan di Kota Delta.

“Kami berharap kepemimpinan di Kabupaten Sidoarjo tidak diwarnai konflik. Kalau ada salah paham, sebaiknya segera diredam. Itu penting agar pemerintahan tetap stabil,” ujar Adam, Selasa (23/9/2025).

Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur ini menegaskan, masyarakat Sidoarjo membutuhkan pemimpin yang fokus bekerja, bukan sibuk dengan perbedaan.

Program Prioritas Harus Tetap Berjalan

Golkar Sidoarjo, sebagai partai pengusung Subandi–Mimik, berharap keduanya bekerja selaras demi menuntaskan janji-janji politik. Adam menilai kinerja keduanya sudah terlihat, namun perlu dilanjutkan dengan kolaborasi yang baik.

“Pak Bandi sudah menunjukkan kinerja, Bu Mimik juga. Keduanya serius membangun Sidoarjo. Ini harus dilanjutkan agar janji politik mereka bisa terwujud,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan sejumlah program penting seperti ketahanan pangan, penguatan koperasi Desa Merah Putih, implementasi MBG (Makan Bergizi Gratis), Sekolah Rakyat, pengentasan kemiskinan, hingga penyediaan lapangan kerja.

Stabilitas Politik Berpengaruh ke Kepercayaan Publik

Adam menegaskan, harmonisasi antara bupati dan wakil bupati akan mempercepat realisasi pembangunan. Jika ada tarik-menarik kepentingan, masyarakat akan dirugikan.

“Masyarakat butuh bukti kerja nyata, bukan konflik. Duduk bersama adalah cara terbaik agar tidak ada ketegangan baru,” ucapnya.

Partai Golkar berharap Subandi dan Mimik menguatkan kembali kebersamaan yang sudah terjalin sejak Pilkada. Kepemimpinan di Sidoarjo, kata Adam, harus fokus pada pembangunan yang bermanfaat bagi seluruh elemen masyarakat. (RM/SN/SU.id)