Memuat...

  • 16 April 2026 11:49 AM

Pemprov Jatim Beri Kado Hari Santri: Naik Transjatim Gratis Seharian

Pemprov Jatim Beri Kado Hari Santri: Naik Transjatim Gratis Seharian

Pemprov Jatim gratiskan tarif Transjatim reguler pada Hari Santri Nasional 2025.

SIDOARJOUPDATE - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan tarif gratis untuk seluruh layanan Transjatim reguler pada Rabu (22/10/2025). Program ini menjadi bentuk apresiasi Pemprov Jatim terhadap kontribusi santri dan pesantren di daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Dr. Ir. Nyono, menjelaskan bahwa layanan gratis Transjatim berlaku selama satu hari penuh di seluruh rute reguler, kecuali untuk layanan Transjatim Luxury.

“Layanan gratis ini berlaku untuk seluruh rute Transjatim reguler selama satu hari penuh, kecuali Transjatim Luxury,” ujar Nyono dalam keterangan tertulis, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan santri dan pesantren, tetapi juga dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.

Nyono menyebut, program tarif gratis tersebut mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung transportasi publik yang inklusif dan berkelanjutan.

“Program tarif gratis ini adalah bentuk nyata Pemprov Jatim dalam menghormati kontribusi besar para santri, kiai, dan pesantren. Mereka adalah pilar perjuangan kemerdekaan, penjaga keutuhan NKRI, serta penggerak nilai keislaman yang moderat dan toleran,” jelasnya.

kadishub-jatim-dr-ir-nyono.jpg

Selain sebagai apresiasi, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien.

Lebih lanjut, Dishub Jatim berharap momentum Hari Santri Nasional dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

“Dengan tarif nol rupiah, masyarakat, termasuk pelajar, pekerja, dan santri, dapat melakukan perjalanan harian tanpa biaya. Ini kesempatan emas untuk merasakan langsung standar pelayanan Transjatim,” tutur Nyono.

Ia menambahkan, penggunaan transportasi publik turut membantu mengurangi kemacetan dan emisi karbon, terutama di kawasan perkotaan dan antarwilayah di Jawa Timur.

Kepala Dishub Jatim juga berharap momentum Hari Santri dapat mempererat semangat kebangsaan serta gotong royong antarwarga.

“Kami berharap masyarakat yang belum pernah mencoba Transjatim dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mengenal manfaat transportasi publik. Semoga masyarakat semakin terdorong menggunakan moda transportasi umum yang nyaman, terjangkau, dan ramah lingkungan,” pungkasnya. (RM/SN/SU.id)