Memuat...

  • 01 June 2026 02:05 AM

Adam Rusydi Desak Pemkab Sidoarjo Fokus Tuntaskan Banjir dan Janji Pembangunan

Adam Rusydi Desak Pemkab Sidoarjo Fokus Tuntaskan Banjir dan Janji Pembangunan

Ketua Golkar Sidoarjo Adam Rusydi desak Pemkab fokus tuntaskan banjir, buka lapangan kerja, dan tingkatkan layanan publik.

SIDOARJOUPDATE – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sidoarjo, Adam Rusydi, mengingatkan para pemimpin di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar bekerja lebih sungguh-sungguh dalam melayani masyarakat, terutama dalam penanganan banjir yang hingga kini belum tertangani optimal.

Pesan itu disampaikan Adam saat kegiatan bakti sosial pembagian sembako dalam rangka HUT ke-61 Partai Golkar di Kelurahan Jati, Kota Sidoarjo, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri ratusan relawan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Sidoarjo itu berlangsung hangat. Warga tampak antusias menunggu giliran menerima paket sembako dari jajaran pengurus Golkar Sidoarjo, di antaranya Sekretaris Wahyu Lumaksono, Bendahara Samsul Hadi, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Warih Andono, serta Anggota Fraksi Golkar DPRD Sidoarjo Dian Felani.

Kritik Konstruktif untuk Pemerintah Daerah

Dalam sambutannya, Adam menegaskan bahwa Partai Golkar tidak hanya hadir saat momentum politik seperti pemilu, melainkan terus turun langsung ke masyarakat melalui aksi sosial dan kemanusiaan. Namun, ia juga menekankan pentingnya pemerintah daerah menepati janji-janji pembangunan yang telah disampaikan kepada publik.

“Kita ingin programnya, kita ingin janjinya, kita ingin kerjanya. Jangan sampai masyarakat hanya diberi harapan tanpa bukti nyata,” tegas Adam di hadapan para relawan.

Politisi muda Golkar yang juga menjabat Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur itu menyoroti sejumlah persoalan yang dinilainya belum tertangani optimal, di antaranya masterplan penanggulangan banjir, pelayanan kesehatan gratis, serta program 100 ribu lapangan pekerjaan.

Desak Masterplan Banjir yang Terukur

Adam menilai, penanganan banjir di Sidoarjo perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, bukan sebatas proyek tahunan.

“Sidoarjo butuh masterplan penanganan banjir yang jelas dan berkesinambungan. Jangan setiap musim hujan baru sibuk menutup tanggul atau menyedot air. Harus ada perencanaan jangka panjang yang melibatkan ahli, masyarakat, dan koordinasi lintas dinas,” ujarnya.

Menurutnya, masalah banjir bukan semata urusan air, tetapi juga terkait tata ruang, drainase, hingga pengawasan pembangunan. Semua harus terintegrasi agar solusi tidak bersifat tambal sulam.

Dorong Realisasi Lapangan Kerja Nyata

Selain itu, Adam juga menyoroti realisasi program 100 ribu lapangan pekerjaan yang menurutnya harus dijalankan dengan langkah konkret. Ia mendorong Pemkab Sidoarjo menggandeng sektor industri, UMKM, dan pemerintah desa agar benar-benar membuka peluang kerja bagi masyarakat.

“Kalau bicara 100 ribu lapangan pekerjaan, harus ada peta jalan yang jelas. Pemerintah bisa bermitra dengan industri, startup lokal, hingga BUMDes. Jangan hanya dihitung dari pelatihan, tapi harus menghasilkan pekerjaan yang memberi penghasilan,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membuka ruang bagi generasi muda.

“Anak-anak muda di Sidoarjo banyak yang punya potensi, tapi butuh ruang untuk berkembang. Pemerintah harus hadir membuka akses dan memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan,” tambahnya.

Sikap Tegas terhadap Pelayanan Kesehatan

Adam juga menegaskan akan mengambil langkah tegas bila ada rumah sakit di Sidoarjo yang menelantarkan pasien.

“Jika ada rumah sakit yang menolak atau menelantarkan pasien yang membutuhkan pertolongan segera, kami akan ambil sikap tegas. Kami tidak akan diam,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menambahkan, kritik yang disampaikan bukan untuk menjatuhkan, tetapi sebagai dorongan moral agar janji pembangunan dapat diwujudkan.

“Saya minta maaf, sebagai Ketua Tim Pemenangan Subandi–Mimik Idayana dulu, saya ikut bertanggung jawab. Tapi kami akan terus mengingatkan agar janji itu ditepati,” ujarnya.

Dekat dengan Warga

Salah satu warga, Siti Aminah (45), mengaku terbantu dengan kegiatan sosial tersebut.

“Bantuan sembako ini sangat membantu, apalagi sekarang harga bahan pokok naik. Tapi kami juga berharap pemerintah daerah memperhatikan soal banjir. Di daerah kami, setiap hujan deras pasti tergenang,” ungkapnya.

Usai pembagian sembako, Adam tampak berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan mereka, mulai dari persoalan pelayanan publik hingga lapangan kerja.

“Golkar akan terus hadir, bukan hanya dalam politik, tapi juga dalam kerja sosial yang nyata,” pungkas Adam. (RM/Sn/Su.id)